Batik wonogiren berciri khas motif remekan. Remekan ini terjadi karena kain yang terbatik berupa salur-salur yang terjadi karena malam (lilin batik) yang berada di kain, remuk. Konon, motif ini terjadi karena ketika para pembatik selesai melorot (meluruhkan) malam batik menggunakan air panas, malam tersebut digunakan kembali untuk membatik. Karena malam yang digunakan sudah bekas, malam […]